BAHASA INDONESIA SMA



BAHASA INDONESIA

SMA MUH I PRAMBANAN

PEMETAAN STANDAR ISI BAHASA INDONESIA THN PELAJARAN 2013/2014

STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR

Mendengarkan
1. Memahami informasi dari berbagai laporan
1.1 Membedakan antara fakta dan opini dari berbagai laporan lisan
1.2 Mengomentari berbagai laporan lisan Dengan Memberikan kritik dan saran

Berbicara

2. Mengungkapkan gagasan, tanggapan, dan informasi dalam diskusi
2.1 Menyampaikan gagasan dan tanggapan dengan alas an yang logis dalam diskusi
2.2 Menyampaikan intisari buku nonfiksi dengan menggunakan bahasa yang efektif
dalam diskusi

Membaca

3. Memahami artikel dan teks pidato
3.1 Menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel melalui kegiatan
membaca intensif
3.2 Membaca nyaring teks pidato dengan intonasi yang tepat

Menulis
4. Mengungkapkan infomasi dalam bentuk surat dinas, laporan, resensi
4.1 Menulis surat lamaran pekerjaan berdasarkan unsur-unsur dan struktur
4.2 Menulis surat dinas berdasarkan isi, bahasa, dan format yang baku

Mendengarkan
5. Memahami pembacaan novel
5.1 Menulis resensi buku pengetahuan berdasarkan format baku
5.2 Menanggapi pembacaan penggalan novel dari segi vokal, intonasi, dan
penghayatan

Berbicara
6. Mengungkapkan pendapat tentang pembacaan puisi
6.1 Menanggapi pembacaan puisi lama tentang lafal, intonasi, dan ekspresi yang
tepat
6.2 Mengomentari pembacaan puisi baru tentang lafal, intonasi, dan ekspresi
yang tepat

Membaca
7. Memahami wacana sastra puisi dan cerpen
7.1 Membacakan puisi karya sendiri dengan lafal, intonasi, penghayatan dan
ekspresi yang sesuai
7.2 Menjelaskan unsur-unsur intrinsik cerpen

Menulis
8. Mengungkapkan pendapat, informasi, dan pengalaman dalam bentuk resensi dan
cerpen
8.1 Menulis resensi buku kumpulan cerpen berdasarkan unsur-unsur resensi
8.2 Menulis cerpen berdasarkan kehidupan orang lain (pelaku

STANDAR ISI BAHASA INDONESIA
KELAS XI / SEMESTER GASAL

STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR

Mendengarkan
1. Memahami berbagaii informasi Dari khotbah sambutan, wawancara

1.1 Menemukan pokok-pokok isi sambutan,khotbah yang Didengar.

1.2 Merangkum isi pembicaraan dalam wawancara Berbicara

2. Mengungkapkan secara lisan informasi hasil membaca dan wawancara

2.1 Menjelaskan secara lisan uraian topic tertentu dari hasil membaca artikel
atau buku
2.2 Menjelaskan hasil wawancara tentang tanggapan nara sumber terhadap topic
tertentu.

Membaca

3. Memahami ragam wacana tulis dengan membaca intensif dan membaca nyaring

3.1 Menemukan paragrag deduktif dan induktif melalui kegiatan membaca intensif
3.2 Membacakan berita dengan lafal dan intonasi yang baik

MENULIS
4. Mengungkapkan informasi dalam bentuk proposal, surat dagang dan karangan ilmiah
4.1 Menulis proposal untuk berbagai keperluan
4.2 Menulis surat dagang dan surat kuasa
4.3 Melengkapi karya tulis dengan daftar pustaka dan catatan kaki

Mendengarkan
5. Memahami pementasan drama
5.1 Mengidentifikasi peristiwa, pelaku dan perwatakannya, dialog dan konflik
pada pementasan drama
5.2 Menganalisis pementasan drama berdasarkan teknik pementasan

Berbicara
6. Memerankan tokoh dalam pementasan drama
6.1 Menyampaikan dialog disertai gerak-gerik dan mimic sesuai dengan watak
tokoh
6.2 Mengekspresikan perilaku dan dialog tokoh protagonist dan atau antagonis

Membaca
7. Memahami berbagai hikayat, novel Indonesia/ novel terjemahan
7.1 Menemukan unsure-unsur intrinsic dan ekstrinsik hikayat
7.2 Menganalisis unsure-unsur intrinsic dan ekstrinsik novel
Indonesia/terjemahan

Menulis
8. Mengungkapkan informasi melalui penulisan resensi
8.1 Mengungkapkan prinsip-prinsip penulisan resensi
8.2 Mengaplikasikan prinsip-prinsip penulisan resensi

Resensi

Resensi adalah tulisan yang menjelaskan kelebihan dan kekurangan sebuah karya baik yang berupa buku maupun yang berupa karya seni. Tulisan ini biasanya dimuat di media cetak seperti koran, majalah, atau tabloid. Dilihat dari segi isinya terdapat berbagai macam resensi, antara lain resensi buku, resensi novel, resensi buku kumpulan cerpen, resensi film, resensi, patung, dan sebagainya.

Sekurang-kurangnya dalam resensi terdapat hal-hal berikut ini: 
• Judul resensi
• Identitas karya (buku) yang diresensi
• Uraian tentang jenis karya yang diresensi
• Uraian tentang kelebihan dan kekurangan karya yang diresensi
• Kesimpulan yang berisi penegasan kembali mengenai layak tidaknya karya tersebut untuk dinikmati oleh pembaca.

Ciri-ciri hikayat
1. Sebagian besar berupa sastra lisan (disampaikan dari mulut kemulut);
2. Anonim (tidak dikenal namapengarangnya);
3 . Komunal (hasil sastra yang ada dianggap milik bersama);
3. Statis (tidak mengalami perubahan atau perkembangan);
4. Tidak berangka tahun (tidak diketahui secara pasti kapan karya tersebut dibuat); dan
5. Istana sentris/kraton sentries kehidupan raja-raja dan kaum kerabatnya).
Ciri khas sebuah hikayat:
1. Menimba bahannya dari kehidupan raja-raja dan dewa-dewi,
2. Isinya dongeng yang serba indah yang membawa pikiran sifat-sifat itu, dibaca untuk pelipur
3. Pembaca ke alam khayal, dan lara, pembangkit semangat juang,
4. Melukiskan peperangan yang hebat, dahsyat, tempat para raja/dewa mempertunjukkan kesaktiannya untuk merebut kerajaan atau seorang puteri.
Dalam hikayat biasanya tak ketinggalan dilukiskan peperangan yang menunjukkan bentuk kesaktiannya rajaan atau seorang putri.

1.Contoh paragraf diskripsi:
Musang yang satu ini bukan sembarang musang. Ukurannya jumbo, sebesar anjing. Tidak sebesar kucing seperti kebanyakan musang lainnya. Tinggalnya jauh di dalam hutan lebat di sulawesi …….
Diskripsi: lukisan, gambaran.
2.ontoh paragraf narasi:
Ruang kelasku serem, kata temanku ada penunggunya. Alias ada makhluk ghoibnya di sana. Anehnya aku juga merasakan aura yang berbeda ketika aku di kelas sendirian.
Narasi : cerita
3.Contoh paragraf eksposisi:
Cara belajar yang efektif adalah cara belajar dengan hasil maksimal. Hal ini bisa dilakukan dengan membaca materi dengan konsentrasi sehingga apa yang dipelajari bisa terserap…..
Eksposisi : menjelaskan, menginformasikan sesuatu kepada pembaca.
4.Contoh paragraf argumentasi:
Selokan ini harus segera diperbaiki, alirannya tersumbat sampah. Sehingga jika dibiarkan air akan meluap ketika hujan tiba dan akan mengakibatkan banjir.
Agumentasi: alasan, pendapat

5.Contoh persuasi:
Gaya hidup sehat harus dimulai dari sekarang, berolah raga, makan makanan sehat dan cukup istirahat. Hal ini bisa menjauhkan kita dari penyakit yang akan menggerogoti tubuh kita.
Marilah mulai sekarang kita canangkan gaya hidup sehat.
Persuasi : mempengaruhi, mengajak
6.Contoh Paragraf Induktif (khusus-umum) (generalisasi)
Sekolah menyediakan lapangan olah raga yang memadai. Lab computer lengkap dengan internet. Lab IPA juga representatif. Memang menjadi tugas sekolah untuk meningkatkan sarana pembelajaran.
Induktif : kesimpulan umum di akhir paragraf.
7.Rumus Silogisme
Premis Umum (PU) : Semua A=B
Premis Khusus(PK): C=A
Simpulan (S) : C=B
Entimem (E) : C=B Karena C=A
8.Contoh Silogisme
PU: semua makhluk hidup bernafas
PK: manusia adalah makhluk hidup
K: Manusia pasti bernapas.
9.Contoh Entimem:
E: manusia bernapas karena manusia makhluk hidup.
10.Contoh analogi:
Bayi dilahirkan dalam keadaan suci tanpa dosa. Bagaikan kertas putih yang belum ternoda. Ia akan tumbuh dan berkembang sesuai didikan orang tuanya.
Analogi: membandingkan 2 hal yang mempunyai kesamaan.
11. contoh kalimat penutup undangan:
Atas kehadiran Bapak/Ibu, kami mengucapkan terima kasih.
Atas kehadiran Bapak/Ibu, kami sampaikan terima kasih.
12. Contoh penulisan undangan:
hari :
tanggal:
waktu :
tempat :
acara :
penulisan urutan menggunakan huruf kecil.
13. Cotoh Penulisan alamat tidak diakhiri titik dan tidak menggunakan kata kepada

Yth. Direktur PT Indokarsa
Jalan Wijilan 7
Yogyakarta
14. Kalimat pembuka surat lamaran pekerjaan berdasar iklan:
Sehubungan dengan iklan lowongan pekerjaan yang dimuat pada Harian Kedaulatan Rakyat tanggal 20 Maret 2008, maka saya bermaksud mengajukan lamaran pada perushaan Bapak … sebagai Tenaga Administrasi

Berdasar iklan lowongan pekerjaan yang dimuat pada Harian Kedaulatan Rakyat tanggal 20 Maret 2008, maka saya bermaksud mengajukan lamaran pada perushaan Bapak … sebagai…

15.Kalimat pembuka surat lamaran pekerjaan berdasar inisiatif sendiri :
Melalui surat ini, saya mengajukan lamaran pek untuk dapat diterima sebagai karyawan di perusahaan Bapak…

16.Memo : Biasanya berupa pertanyaan, perintah, informasi, peringatan, permintaan, atau harapan.

Syarat Memo : Kepala Memo, pihak yang dituju ,penulis memo, isi memo, tanggal memo, identitas jabatan, tanda tangan, nama penulis memo

1. Paragraf Deduksi : Paragraf yang kalimat utama di awal pragraf
2. Paragraf Induksi : Paragraf yang kalimat utamanya di akhir paragraf.
3. Paragraf campuran: Paragraf deduksi-induksi kalimat utama di awal dan di akhir paragraf
4. Generalisasi : bagian dari paragraf induksi yang dimulai dari peristiwan khusus dan diakhiri dengan kesimpulan secara umum.
5. Analogi : bagian dari paragraf induksi, yang berisi membandingkan 2 hal yang mempunyai kesamaan kemudian di akhir paragraf berupa kesimpulan umum tentang kesamaan dari kedua hal yg dibandingkan.
6. Sebab-akibat : Paragraf yang terdiri dari kalimat sebab dan di akhiri kesimpulan akibat.
7. Akibat –sebab : diawali oleh beberapa akibat dan kesimpulannya berupa sebab
8. Paragraf perbandingan : paragraf yang menggunakan kata penghubung : daripada,
Seperti, bagaikan, sama halnya, dibandingkan.
9. Paragraf pertentangan : paragraf uang menggunakan kata penghubung: namun, tetapi
Sedangkan, berbeda dengan, lain halnya.
10. Paragraf perbandingan- pertentangan : paragraf yang menggunakan kata penghubung gabungan dari
perbandingan dan pertentangan.
11. Paragraf narasi : paragraf yang menceritakan sesuatu dan tidak mempunyai kalimat utama.
12. Paragraf deskripsi : paragraf yang menggambarkan sesuatu hal. Kalimat utama disimpulkan sendiri.
13. Deskripsi dibagi 2 yaitu: deskripsi ekspositori dan impresionis.
Deskripsi ekspositori: deskripsi yang logis,isinya adalah rincian hal-hal yang penting saja.
Deskripsi impresionis: deskripsi yang berusaha membawa kesan yang dalam dari pembaca.
14. Paragraf eksposisi : paragraf yang menjeleskan sesuatu, menginformasikan sesuatu kpada pembaca. Contoh: cara belajar efektif, cara membuat martabak , macam-macam …, definisi…dll
15. Paragraf argumentasi : paragraf yang berisi pendapat seseorang mengenai suatu hal.
16. Paragraf persuasi : paragraf yang mempengaruhi pembaca agar melakukan sesuai dengan
Pengaruhnya..ajakan atau dorongan untuk melakukan sesuatu.
17. Gagasan utama : pokok pikiran, topik yang dibahas dalam paragraf.
18. Cara menentukan gagasan utama : menghitung jumlah kalimat, menemukan kandungan isi,membandingkan kandungan isi kalimat, merumuskan gagasan pokok.
19. Kalimat utama : kalimat yang memuat gagasan utama
20. Kalimat yang tidak koheren/koherensi dalam paragraf : kalimat yang menyimpang atau lepas dari paragraf.
21. Kalimat fakta : cirinya bisa menjawap pertanyaan, apa,siapa,kapan, dimana, berapa
22. Kalimat opini/pendapat: bisa menjawab pertanyaan mengapa, bagaimana. Cirinya menggunakan kata-kata: sangat, sekali, sebaiknya, akan dll.
23. Silogisme: cara mengambil kesimpulan dari pernyataan umum. Terdiri dari premis Umum, premis khusus dan kesimpulan. PU,PK, K contoh: semua orang tua yang baik sayang pada anaknya. Pak Joko adalah orang tua yang baik. Pak Joko pasti sayang pada anaknya.
24. Entimem : silogisme yang diperpendek terdiri dari: PK karena K
Contoh : Pak Joko sayang pada anaknya karena ia orang tua yang baik.
25. Penulisan judul buku : tiap awal kata menggunakan huruf kapital, kecuali kata sambung
Seperti: dan, yang, di,pada, tetapi, dll.
Contoh: Metode Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia
26. Penulisan alamat yang benar : tidak diakhiri dengan titik. Langsung
Yth. Bapak Direktur PT. Garuda Indonesia
Jalan Jendral Sudirman 290
Jakarta
27. Penulisan Identitas/perincian dalan surat lamaran atau undangan mengundakan huruf kecil.
Contoh : nama,tempat tanggal lahir dll, dalam undangan juga huruf kecil: hari/tanngal,waktu,tempat, acara.

28. Kalimat penutup surat yang baik : Atas perhatian Bapak, saya sampaikan terima kasih.
29. Kalimat pembuka surat lamaran berdasar iklan , Contoh: Menanggapi iklan lowongan pekerjaan yang termuat pada harian Bernas tanggal 23 Februari 2007, maka saya ….
30. Kalimat pembuka surat lamaran atas inisiatif sendiri: Dengan surat ini saya bermaksud mengajukan lamaran pekerjaan untuk menjadi karyawan …..
31. Isi kata pengantar : Puji syukur kepada Tuhan, ucapan terima kasih kepada pihak yang membantu.
32. Isi bab pendahuluan: alasan/latar belakang,tujuan,metode,sistematika
33. Bab penutup berisi : simpulan dan saran
34. Penulisan daftar pustaka : nama pengarang dibalik jika terdiri dari 2 kata dan diberi koma diakhiri titik. Tahun terbit titik.judul buku titik. Kota terbit titik dua: nama penerbit titik.
Contoh: Keraf, Gorys.1985. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Atau : Keraf, Gorys. 1985. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

35. Kalimat ambigu : kalimat yang bermakna ganda.
Contoh : Lukisan ayah harganya mahal ( lukisan wajah ayah atau lukisan milik ayah )
Murid-murid baru mendapat pengarahan dari kepala sekolah ( murid-murid baru atau baru berarti sedang )
36. Susunan karya tulis adalah: Judul, pendahuluan, pembahasan masalah ( isi ) , penutup, daftar pustaka.
37. Kohesi dan koherensi dalam paragraf artinya: kesatuan dan kepaduan kalimat-kalimat dalam paragraf.
38. Kata penghubung korelatif dalam kalimat maksudnya adalah, jika dalam kalimat-kalimat itu saling berhubungan secara struktural. Contoh: sedemikian rupa sehingga…
Semakin….semakin…bahkan…..
Ruangan itu diatur sedemikian rupa sehingga tamu-tamu yang datang merasa nyaman.
39. kata penghubung rincian: yakni, adalah,ialah…
40. kata penguhung urutan: mula-mula…kemudian…
41. Kata penghubung pembatasan: kecuali,asal, selain…
42. Kata penanda contoh: misal, contoh…
43. Penanda pengutamaan : terutama, yang penting…, yang pokok…
44. kata penghubung syarat hasil : jika ….. maka……
45. Kalimat berpelengkap Cirinya : perdikatnya menggunaka awalan ber, yang diikuti kata benda. Contoh: Para siswa berpakaian seragam.
46. fungsi laporan: Fungsi informatif, pertanggung jawaban, dokumentatif.
47. Laporan berisi: pendahuluan, nama dan bentuk kegiatan,waktu dan tempat,panitia/peserta,dana,hasil, hambatan.
48. Proposal terdiri dari: nama kegiatan, latar belakang/dasar pemikiran, tujuan, waktu dan tempat. Biaya, panitia
49. Kalimat minor yaitu: kalimat yang terdiri dari 1 inti kalimat.
Contoh: Diam! , Pergi!
50. Kalimat mayor: terdiri dari 2 unsur( S dan P )
Saya mengantuk.
51. Memo : Surat perintah dari atasan untuk bawahan
Memo terdiri dari: kepala surat, judul, dari, kepada, hal, isi.
Contoh isi Memo: Saya minta agar Saudara mempersiapkan ruang rapat segera…..

52. Penulisan kutipan yang digunakan dalam karya tulis.
Contoh: (Suhadi, 1987:40)
Js. Badudu ( 1987 : 25 )

1. Personifikasi: menganggap benda seperti manusia. Contoh: Nyiur melambai-lambai tertiup angin.
2. Metafora : Perbandingan langsung, mengganti nama dengan kata lain. Contoh: dewi malam : bulan
Kuli tinta: wartawan, bunga bangsa:pahlawan. Dll
3. alegori : seperti metafora tapi lebih panjang dan mengandung unsur nasihat, mendidik.
Contoh : Setiap insan di dunia akan mengalami topan dan badai dalam kehidupan

4. perumpamaan : majas yang menggunakan kata: seperti,bagaikan,bak, contoh: Kamu seperti katak dalam tempurung.
5. Hiperbola : majas yang melebih-lebihkan. Badannya kurus tinggal kulit pembalut tulang.
6. Pleonasme : majas yang kata-katanya berlebihan. Contoh: maju ke depan. Naik ke atas.. para murid-murid, banyak anak-anak.. sangat baik sekali.
7. Eufemisme : majas yang menghaluskan supaya terasa sopan. Diamankan, dirumahkan, lupa ingatan,ke belakang.(artinya: ditangkap,dipecat,gila, WC)
8. Metonemia : majas yang menggunakan : merk,judul untuk menyebut benda. Naik honda.naik kijang. Membaca belenggu.
9. Menyempit : kata-kata sekarang maknanya lebih sempit. Cotoh: sarjana,madrasah,pala, pendeta.
10. meluas : kata-kata sekarang maknanya lebih luas. Contoh: bapak, ibu, saudara, berlayar, adik, kakak.dll
11. elipsis : penghilangan kata tanpa mengubah arti. Contoh: pesawat, kata yang dihilangkan adalah terbang.
Kereta, kapal,dll

12. Asosiasi : perubahan makna karena diasosiasikan lain. Contoh: amplop, tukang catut. Ciduk.
13. Peyoratif : perubahan makna menjadi lebih buruk. Contoh: perempuan, bini, bunting, gerombolan
14. Amelioratif : perubahan makna menjadi lebih baik( halus). Contoh: wanita, hamil, istri.
15. Sinestesia : perpaduan dua indra. Pidatonya hambar. Wajahnya manis. Mukanya masam.
16. repetisi : pengulangan kata pada bait puisi.
17. frase atributif berimbuhan : gabungan kata yang salah satu katanya menggunakan imbuhan. Contoh : Jalan beraspal.ruang pelatihan.gedung bertingkat.dll
18. hiponim : kelompok kata khusus. Bunga hiponimnya : mawar, melati, kenanga, dahlia, teratai.
19. hipernim : kelompok kata umum: buah-buahan, bunga. Pohon dll
20. polisemi : kata-kata yang sama makna dasarnya. Kepala ( direktur,anggota badan) kaki meja, pinggang bukit.
Mulut gua.perut bumi. Dll.
21. Homonim : kata-kata yang sama tapi maknanya berbeda. Contoh: bisa(dapat;racun), tanggal ( lepas;angka kalender ), buku ( ruas; kitab )dll
22. homograf : kata-kata yang sama tapi lafalnya berbeda,maknanya juga berbeda. Contoh: apel – apel ( buah; berkumpul), mental – mental ( terpelanting ; moral ), per – per ( tiap; pegas ) seram- seram ( mengerikan; nama kota)
23. homofon : kata-kata yang lafalnya sama tapi tulisannya berbeda,maknanya juga beda.
Contoh: bank- bang, kasa-kassa , masa-massa, dll
24. makna konotasi : makna ungkapan contoh: tangan dingin: manjur kalau mengobati. Tangan kanan; orang kepercayaan.dll
25. makna denotasi: tangan dingin: tangannya dingin (anyep), tangan kanan: tangan sebelah kanan
26. makna leksikal : makna dalam kamus. Jatuh: lepas dari atas ke bawah.
27. makna gramatikal: makna dalam kalimat. Contoh: usahanya jatuh. Artinya bangkrut, gulung tikar.
28. resensi : timbangan buku. Menilai baik buruknya buku. Unsurnya: identitas buku ( judul, pengarang, penerbit, harga)
keunggulan-kelemahan buku, kepengarangan pengarang, kesimpulan.
29. Sinopsis : ringkasan cerita
30. parafrase : menceritakan isi puisi dalam bentuk paragraf.
31. frase idiom : gabungan kata yang berupa ungkapan. Kambing hitam, mata keranjang, panjang tangan.
32. frase indosentris: frase yang mempunyai inti frase. Contoh: sepatu baru, pohon tinggi, teman lama, sangat pandai.
Inti frase: sebagai D ( diterangkan ) kata yang lain menjadi M.
33. frase eksosentris: frase yang tidak mempunyai inti. Contoh: tidak sakit, belum makan. Di dapur. Salah satu kata tidak bisa mewakili kata yang lainnya.
34. frase setara : frase yang semuanya sebagai inti frase. Contoh: ayah ibu, adik kakak, pria wanita, jauh dekat, dll.
35. frase bertingkat : frase yang salah satunya sebagai inti ( sama dengan indosentris

1. Unsur intrinsik sastra (cerpen,novel, roman ) : tema, amanat, tendens ( tujuan), seting ( latar ), plot ( alur ),
Perwatakan( karakteristik ), penokohan,gaya bahasa, suasana.
2. Unsur ekstrinsik sastra : kepengarangan pengarang(prestasi peharang ), biografi pengarang, agama, latar
Belakanng pendidikan,budaya dll.
3. tema : topik yang diceritakan
4. amanat: pesan yang terkandung dalam karya fiksi agar pembaca …..
5. tendens : tujuan yang ingin dicapai agar pembaca ….
6. seting ( latar ) : waktu dan tempat kejadian cerita.
7. alur : jalan cerita: maju, mundur ( flash back ) gabungan.
8. perwatakan : watak tokoh; bisa digambarkan langsung wataknya, melalui dialog tokoh lain, melalui kebiasaan tokoh cerita.
9. penokohan : tokoh protagonis ( baik) , antagonis ( jahat ), Tritagonis ( pendamai )
10. gaya bahasa : gaya bahasa yang dipakai pengarang dalam hasil karyanya.
11. suasana : suasana dalam cerita ( sedih, tegang, gembira, aman, tidak aman dll )
12. kepengarangan pengarang : hasil karya pengarang, prestasi pengarang, ciri khas dari karyanya.
13. biografi pengarang : tmpat dan tgl lahir pengarang, pendidikan dll
14. non fiksi : bukan rekaan ( buku pelajaran, artikel, esay, profil dll)
15. fiksi : rekaan ( cerpen, novel, roman, dll)
16. Roman : cerita yang menceritakan tokohnya dari lahir sampai meninggalnya
17. novel : karya yang menceritakan kejadian yang luar biasa yang dialami tokoh, terjadi perubahan nasib pada tokohnya.
18. cerpen : cerita yang berisi kejadian biasa.( konflik dengan teman,pacar, orang tua, guru dll)
tidak ada perubahan nasib pada tokohnya ( kurang dari 10.000 kata)
19. hikayat : cerita melayu lama yang menceritakan istana sentris
20. pantun : puisi lama yang mempunyai ciri ( tiap bait 4 baris, ab-ab,ada sampiran dan isi )
21. soneta : puisi baru yang mirip pantun ( 16 baris, abba-abba-cdc-dcd, ada sampiran dan isi)
berasal dari italia, muncul pada masa pujangga baru (1930-an )
22. nilai yang terkandung dlm cerpen : nilai budaya, agama, pendidikan, sosial kemasyarakatan, dll)
23. Resensi buku : timbangan buku, menilai keunggulan dan kekurangan sebuah buku.
24. Hal-hal yang diresensi : a. identitas buku ( judul, penerbit, pengarang, jumlah halm, tahun terbit,harga)
b. keunggulan dan kelemahan buku
c. kesimpulan ( layak tidaknya buku tersebut dimiliki)

Daftar kata-kata baku Daftar kata-kata baku Daftar kata-kata baku Daftar kata-kata baku Daftar kata-kata baku

1. apotek
2. atlet
3. prangko
4. sutera
5. keterampilan
6. hierarki
7. nasihat
8. praktik
9. paham
10. jadwal
11. menyukseskan
12. berlubang
13. menerjemahkan
14. ijazah
15. satwa
16. antarkota
17. antarnegara
18. teknis
19. teknologi
20. saptagraha
21. saptapesona
22. sistem
23. sistematis
24. analisis
25. dikambinghitamkan
26. kontradiksi
27. adikuasa
28. prasejarah
29. olahraga
30. sintesis
31. autobiografi
32. sentimeter
33. objek
34. konkret
35. pasca
36. pascapanen
37. pascasarjana
38. saputangan
39. bumiputera
40. Banu,S.H.
41. Yth.
42. a.n.
43. multimedia
44. mancanegara
45. kreatif
46. kreativitas
47. aktif
48. aktivitas
49. sertifikat
50. kualitas
51. kuitansi
52. hakikat
53. grup
54. otomatis
55. interlokal
56. ekstrakeras
57. biokimia
58. ultramodern
59. semifinal
60. klasifikasi
61. subjek
62. antarbangsa
63. ekspor
64. impor
65. website
66. desain
67. nonbiji
68. antikomunis
69. izin
70. aerodinamika
71. subseksi
72. infrastruktur
73. non-Islam
74. daripada
75. tim

7 Responses to BAHASA INDONESIA SMA

  1. jarod setyo nugroho says:

    soalnya yg mana bu ???😮

  2. hutria says:

    aduh lgi ulang tpi blok xa gk kemu

  3. hutria says:

    kalimat narasi apa sih,,,??~__

  4. kemal fachruzi says:

    mana ya cara menyampaikan intisari buku non fiksi dengan menggunakan bahasa yang efektif dalam diskusi?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s